Apakah JNE, J&T bisa kirim cairan ke luar Pulau Jawa?

Apakah JNE dan J&T menerima paket berisi cairan? Apakah bisa kirim barang cair ke luar Pulau Jawa via J&T / JNE? Bagaimana cara mengirim barang cair agar aman lewat layanan ekspedisi? Bagaimana kalau paket ditolak oleh layanan ekspedisi tersebut?

Mengirim barang cair antar pulau lewat layanan ekspedisi bisa dibilang susah-susah gampang. Kalau barang cairnya berupa bahan kimia yang mudah terbakar, barangkali wajar. Tapi, kalau mau kirim madu, atau produk lainnya yang mengandung cairan, seperti sabun cair, masih ditolak juga, tentu ini menyulitkan bagi orang yang berjualan produk-produk seperti itu jika mendapat pembeli dari luar pulau.

Padahal kalau pesan lewat marketplace, aman-aman saja, meski barang yang dipesan berupa barang cair dan penjualnya ada di luar pulau. Lalu bagaimana sih kebijakan J&T dan JNE dalam menangani paket berupa cairan?

advertisement

Saya seringkali mengirim barang cair, baik lewat JNE maupun J&T, nyatanya aman-aman saja meski tujuannnya ke luar pulau. Jadi, sebenarnya paket barang cair bisa dikirim lewat kedua layanan ekspedisi tersebut. Namun, tergantung jenis barangnya, tidak semua barang cair diterima oleh pihak ekspedisi.

Packing aman
Paket berisi barang cair rentan mengalami kerusakan dalam perjalanan. Misal, barang cair yang dikemas dalam botol, dalam perjalanan, botol pecah, isinya tumpah, paket lain jadi kena cairan tersebut. Kalau kena dokumen, bisa merusak paket tersebut.

advertisement

Untuk itu, sebelum mengirim paket berupa barang cair baik ke J&T maupun JNE, pastikan packing produk aman. Bila perlu lapisi paket dengan bubble wrap. Jika kemasan rentan pecah, misal menggunakan botol beling, supaya lebih aman, sebaiknya di-packing kayu. Pihak ekspedisi berhak menolak paket dengan alasan tententu.

Jadi, paket berupa barang cair merupakan paket yang berisiko, apalagi kalau dikirim lewat jalur udara. Maka dari itu tak heran jika pihak ekspedisi menolak barang cair.

Lewat jalur darat dan jalur laut
Barang cair yang dianggap berbahaya jika dikirim menggunakan pesawat terbang, bisa dikirim lewat jalur darat jika tujuannya masih sesama pulau. Jika beda pulau, pengiriman bisa dilakukan lewat jalur laut. Karena melalui jalur laut, waktu pengiriman jadi lebih lama ketimbang lewat jalur udara. Namun, jalur ini lebih aman untuk paket berisi cairan.

Jadi, kirim barang cair bisa lewat J&T dan JNE. Supaya paket lebih aman, sebaiknya packing serapi mungkin. Supaya lebih aman, Anda bisa gunakan bubble wrap untuk membungkus paket, dan juga menggunakan kardus yang tebal.

Untuk barang yang menggunakan botol beling, apalagi botolnya berukuran besar, sebaiknya gunakan packing kayu. Karena ada tambahan packing kayu, paket jadi lebih berat, sehingga berpengaruh terhadap ongkir. Bisa jadi paket yang sebelumnya cuma 1 kg, setelah diberi packing kayu, masuk hitungan ongkirnya jadi 2 kg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button