Efek samping Byoote Collagen berbahaya? Halal tidak?

Apa efek samping minum Byoote Collagen? Apakah berbahaya? Halal? Sudah terdaftar di BPOM? Berbagai pertanyaan seputar Byoote Collagen coba aku bahas di sini. Sebelumnya, aku kasih tau dulu kalau aku tidak di-endorse oleh owner minuman berkolagen merk yang satu ini. Bukan juga untuk menyarankan agar kalian mengonsumsi minuman ini. Mau coba atau nggak, terserah kalian.

Byoote Collagen, inilah produk minuman kolagen lagi heboh. Iklannya sering muncul di Google, website, dan di Youtube. Dengan klaim yang dahsyat dan iklan yang menarik, produk ini ternyata banyak diminati. Namun, tak sedikit juga yang masih penasaran dengan produk ini. Banyak yang masing bertanya sebelum membeli produk ini.

Memang tak salah kalau kalian mencari tahu tentang Byoote Collagen sebelum membelinya, apalagi harga produknya terbilang mahal. Harga resmi produk ini per box Rp350.000, satu box berisi 16 sachet. Jika diminum sekali sehari saja, belum sebulan sudah habis. Apalagi direkomendasikan sehari 2 kali, 16 box bisa habis dalam waktu 8 hari. Belum lagi efek yang dihasilkan juga tidak dinstan, perlu waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Kalau rutin konsumsi ini sehari 2 kali, sebulan bisa habis lebih dari 1 juta cuma untuk konsumsi Byoote Collagen.

advertisement

Dengan harga yang semahal itu, tentu hal bagus kalau berpikir-pikir sebelum membeli Byoote Collagen. Kira-kira worth it nggak tuh dengan harga segitu. Beneran bermanfaat seperti yang diiklankan nggak nih. Aman nggak nih bagi kulit? Kolagennya berasal dari apa nih? Ikan atau babi?

Byoote Collagen merupakan minuman serbuk rasa mixberry yang mengandung kolagen, glutathione, dan multivitamin. Byoote dipromosikan sebagai minuman kecantikan yang diklaim bermanfaat untuk kulit.

advertisement

Klaim manfaat Byoote
– melawan radikal bebas
– memantu mengurangi kerontokan rambut
– menjaga kulit bebas dari racun lingkungan
– mengurangi tanda penuaan
– menstimulasi sel kulit
– membantu mengatasi jerawat dan mencerahkan wajah
– membuat kulit bersinar sehat
– membantu membangun kolagen pada tubuh
– membantu pertumbuhan sel

Efek samping Byoote Collagen aman atau berbahaya?
Byoote Collagen menggunakan bahan-bahan yang aman dikonsumsi, tidak berbahaya. Meskipun begitu, tetap ada kemungkinan timbulnya efek samping mengonsumsi Byoote Collagen. Misal, bagi orang yang punya alergi terhadap ikan, karena kolagen di Byoote berasal dari ikan, maka bisa saja terjadi alergi terhadap orang tersebut. Tidak disebutkan ikan apa yang digunakan di Byoote Collagen.

Selain itu, Byoote Collagen mengandung gula, sehingga tidak baik bagi penderita diabetes. Karena kandungan gulanya, minuman ini juga tidak cocok bagi kalian yang sedang menjalankan diet.

Banyak yang merasa tidak cocok setelah mengonsumsi Byoote Collagen. Ada yang setelah minum Byoote malah timbul jerawat.

Nah, bagi kalian yang ingin mencoba Byoote Collagen tapi takut dengan efek sampingnya, kalian bisa beli yang eceran dulu. Tidak harus langsung 1 box.

Jika setelah mengonsumsi Byoote tapi merasa tidak cocok, maka sebaiknya hentikan pemakaian. Kan mubazir kalau langsung beli 1 box, eh begitu minum beberapa sachet malah merasa tidak cocok.

Byoote collagen terbuat dari apa?
Kolagen yang terdapat pada Byoote merupakan kolagen yang berasal dari ikan, bukan babi. Dengan begitu, Byoote Collagen menggunakan kolagen yang halal. Produk ini sudah mendapatkan sertifikasi halal MUI.

Byoote Collagen untuk umur berapa?
Pada usia remaja, mengonsumsi suplemen kolagen bukanlah suatu keharusan, bahkan tidak efektif, karena pada usia tersebut produksi kolagen masih normal. Kolagen merupakan jenis protein yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Namun, setelah usia 25 tahun, produksi kolagen di tubuh mulai menurun.

Menurunnya produksi kolagen ini dapat menyebabkan kerutan di kulit.

Mengonsumsi suplemen collagen diharapkan dapat membantu asupan kolagen di tubuh, sehingga dapat menjaga elastisitas kulit.

Apakah Byoote Collagen aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Byoote collagen bagus nggak? Aman nggak?
Kalau pertanyaannya adalah Byoote Collagen ini aman atau tidak, secara komposisi aman. Byoote sudah terdaftar di BPOM.

Tapi, kalau pertanyaannya adalah bagus atau tidak, tergantung dari tujuan Anda ingin mengonsumsi Byoote, apakah ingin punya kulit putih, atau sekedar ingin menikmati kesegaran minuman rasa mixberry.

Di BPOM, Byoote terdaftar sebagai minuman serbuk, bukan suplemen. Tak heran jika di kemasannya tidak terdapat keterangan apa saja manfaat minum Byoote Collagen, karena kalau produknya berupa minuman, bukan suplemen, tidak boleh dicantumkan manfaat.

Secara administrasi, Byoote ini sekelas dengan Nutrisari, Marimas, atau minuman serbuk lainnya.

Byoote Collagen Menurut Dokter
Minuman collagen ini menimbulkan pro kontra. Ada yang bilang kalau minuman ini bermanfaat, ada juga yang beranggapan kalau minuman berkolagen tidak bermanfaat untuk kulit. Kalaupun kolagen benar-benar tercerna dengan baik, meresap ke tubuh, kolagen itu tidak spesifik menuju ke kulit, tetapi ke bagian tubuh yang membutuhkan, sehingga mengonsumsi minuman berkolagen tidak efektif jika manfaat yang diharapkan adalah untuk kecantikan kulit.

Oke, di bagian ini, saya coba membahas bagaimana sih pendapat dokter tentang minuman berkolagen. Ada dua dokter yang saya bahas di sini, dokter sekaligus youtuber, yaitu Dr Richard Lee dan Dr Grand Lich (nggak tau nama aslinya siapa hehe).

Byoote Collagen menurut Dr Richard Lee
Dr Richard Lee tidak menyarankan minuman berkolagen. Alasannya adalah minuman berkolagen tidak “FDA approved. Selain itu, kadar kolagen yang terhidrolisa dalam minuman berkolagen yang dijual di Indonesia di bawah 5.000 mg, sedangkan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 12.000 mg per harinya.

Lalu kalau kadarnya di bawah angka tersebut, kenapa masih ada efeknya? Karena kandungan minuman berkolagen bukan cuma kolagen saja, tetapi juga ada kandungan vitamin lainnya.

Menurut Dr Richard Lee, minuman berkolagen yang dijual di Indonesia tidak lebih dari multivitamin biasa dengan kemasan minuman berkolagen sebagai marketing tambahan.

Kalau menurut saya sih setuju-setuju aja, karena kandungan minuman berkolagen itu bukan cuma kolagen saja, tetapi juga vitamin. Di website Byoote bahkan manfaat collagen cuma disebutkan sebagai salah satu anti oksidan yang mampu melawan radikal bebas. Sedangkan manfaat lainnya seperti membuat kulit bersinar, membantu mengatasi jerawat, mencerahkan wajah, dan mengurangi tanda penuaan berasal dari bahan-bahan lainnya, bukan dari kolagen.

OK lanjut. Menurut Dr Richard Lee, minuman berkolagen harus digunakan dalam jangka panjang (supaya menghasilkan manfaat). Karena penggunaannya adalah untuk jangka panjang, maka sebaiknya tanpa perasa, tanpa pewarna, dan tanpa pengawet. Sedangkan minuman berkolagen yang dijual di Indonesia menurut dokter ini tak lebih dari sirup dengan multivitamin di dalamnya.

Banyak yang setuju dengan pendapat Dr Richard Lee, karena dianggap menjelek-jelekkan suatu produk dan karena dia memiliki klinik kecantikan sendiri. Banyak yang setuju dengan pendapat Dr Grand karena lebih netral, tidak bersifat promosi.

Setuju atau tidak setuju sih boleh-boleh saja. Tapi, terlepas dari dokter itu punya klinik kecantikan atau tidak, keduanya adalah seorang dokter, pendapatnya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, tidak asal ngomong. Jangankan dokter, para ilmuwan yang meneliti minuman berkolagen saja bisa beda pendapat.

Sebenarnya, video Dr Grand yang berjudul HOAX SADIS Manfaat Minuman Kolagen Untuk Kulit juga sebenarnya promosi minuman berkolagen lho. Saya pernah membuka suatu video, kemudian ada iklan video Dr Grand tersebut. Jadi, semacam promosi terselubung. Setahu saya kalau dokter itu tidak boleh mengiklankan produk dengan menyebut dengan jelas mereknya.

Entah itu pihak marketing minuman berkolagen yang meng-endorse dokter tersebut supaya membuat video tentang minuman berkolagen, atau memang Dr Grand membuat video minuman berkolagen tanpa ada unsur endorse, tapi pihak marketing minuman berkolagen memanfaatkan video tersebut sebagai bahan promosi mereka. Tapi, kemungkinan pertama lebih masuk akal.

Pertanyaannya, siapa yang menggunakan video Dr Grand tersebut sebagai iklan? Silakan tebak sendiri, kira-kira merk minuman berkolagen mana yang sekarang lagi gencar dipromosikan.

Sebenarnya masih banyak yang bisa dibahas dari Byoote. Tapi, untuk bahasan ini saja sudah panjang. Jadi, sekian dulu. Bagi kalian yang punya pengalaman mengonsumsi Byoote Collagen, silakan ceritakan di kolom komentar.

sumber gambar : google.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button