Fungsi Tes Antibodi : Ini Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Lakukan Tes!

Antibodi merupakan zat penting dalam tubuh yang berperan untuk memberikan perlindungan. Ini merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh yang akan melawan antigen atau zat asing penyebab penyakit. Tanpa antibodi maka tubuh akan mudah jatuh sakit. Kali ini akan diberikan pembahasan untuk lebih mudah memahami jenis dan fungsi tes antibodi yang umumnya dilakukan oleh tenaga medis.

Jenis Tes Antibodi

Pemeriksaan antibodi dalam tubuh pada dasarnya dapat dilakukan dengan mudah. Ada beberapa jenis tes yang bisa dilakukan untuk memeriksa apakah ada antibodi atau tidak. Berikut ini adalah jenis tes antibodi yang penting untuk diketahui:

1. Rapid Test

Pertama ada rapid test yang sangat populer seiring dengan datangnya masa pandemi COVID-19 di seluruh dunia. Rapid test merupakan cara untuk mendeteksi apakah ada antibodi di dalam aliran darah. Disebut rapid test karena langkah  pemeriksaan ini dilakukan dengan cepat.

advertisement

Jenis tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada antibodi atau disebut juga imunoglobulin. Imunoglobulin itu sendiri ada lima jenis yakni IgA, IgD, IgE, IgG, serta IgM. Rapid test sendiri merupakan jenis tes antibodi yang umumnya akan dipakai untuk mendeteksi IgG serta IgM.

2. Tes Serologi

Berikutnya ada tes serologi yang juga bisa secara efektif memeriksa antibodi dalam tubuh. Jenis tes ini dilakukan untuk memeriksa kadar antibodi yang ada di tubuh. Umumnya tes serologi akan dilakukan setelah imunisasi atau vaksinasi. Tes ini dapat digunakan sebagai acuan untuk menyimpulkan apakah proses vaksinasi sudah berhasil menumbuhkan antibodi dalam tubuh atau belum.

advertisement

Tes serologi juga biasanya akan dilakukan saat seseorang baru saja sembuh dari sakit. Misalnya untuk penyintas COVID-19, setelah dinyatakan sembuh maka perlu dilakukan tes serologi. Tujuannya adalah untuk memeriksa apakah di dalam tubuh sudah terbentuk antibodi secara alami atau belum.

Jenis tes ini juga umum dilakukan untuk menentukan kelayakan donor plasma konvalesen. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah memang sudah ada antibodi dalam darah atau belum. Jika sudah terbentuk antibodi maka orang tersebut akan dinilai layak untuk mendonorkan plasmanya.

Sangat penting untuk memahami jenis dan fungsi tes antibodi apalagi di era pandemi seperti sekarang. Proteksi terhadap diri sendiri dimulai dengan cara mengenali kondisi tubuh. Salah satu caranya adalah dengan melakukan tes antibodi ini.

Fungsi Tes Antibodi

Apa saja fungsi dari tes antibodi? Setiap jenis pemeriksaan pasti akan memiliki fungsinya masing-masing. Begitu juga dengan tes antibodi ini, ada beberapa fungsi penting yang perlu diketahui. Berikut adalah beberapa fungsi dari tes antibodi:

1. Mendeteksi Penyakit Tertentu

Tes antibodi dilakukan untuk mendeteksi adanya penyakit tertentu yang menyerang tubuh. telah disebutkan sebelumnya bahwa antibodi merupakan zat yang akan bekerja melawan penyakit. Jika antibodi terhadap suatu penyakit terbentuk, artinya tubuh memang sedang terserang penyakit tersebut. Jika sebuah penyakit bisa dideteksi secara dini maka langkah perawatannya akan jauh lebih mudah untuk dilakukan.

2. Mengukur Efektivitas Vaksinasi

Pemeriksaan antibodi juga dilakukan untuk memeriksa sejauh apa efektivitas dari tindakan vaksinasi. Seperti diketahui bahwa vaksinasi merupakan sebuah tindakan untuk memberi kekebalan bagi tubuh terhadap penyakit tertentu. Setelah proses vaksinasi, biasanya akan dilakukan tes antibodi berupa tes serologi untuk mengukur kadar antibodi yang terbentuk.

3. Mendeteksi Infeksi pada Tubuh

Memahami jenis dan fungsi tes antibodi memang sangat penting dan perlu diteliti satu per satu. Fungsi lain dari tes antibodi adalah untuk mendeteksi adanya infeksi pada tubuh. Infeksi bakteri dan virus bisa terjadi kapan saja sehingga perlu dilakukan langkah pemeriksaan yang tepat. Tes antibodi akan membantu mendeteksi infeksi pada tubuh secara cepat dan efektif sehingga langkah penanganannya dapat lebih optimal.

4. Memeriksa Kelayakan Donor Plasma

Pemeriksaan antibodi juga dilakukan untuk memeriksa kelayakan donor plasma. Ketika dibutuhkan donor plasma konvalesen maka harus dilakukan pemeriksaan apakah plasma yang akan didonorkan sudah mengandung antibodi atau belum. Plasma yang dibutuhkan dan bisa didonorkan adalah plasma yang telah mengandung antibodi. Tujuannya adalah untuk membantu memberikan antibodi bagi orang yang akan menerima donor.

5.  Mengetahui Status Tubuh

Fungsi lain dari tes antibodi adalah untuk mengetahui status tubuh pribadi. Tes ini akan memberikan informasi mengenai antibodi dalam tubuh. Dengan begitu individu yang diperiksa bisa tahu apakah tubuhnya punya antibodi yang tepat dalam jumlah yang memadai atau tidak. Hal ini sangat penting karena bisa berpengaruh pada gaya hidup sekaligus  langkah-langkah penanganan jika memang diketahui individu tersebut menderita sebuah penyakit.

Itulah pembahasan singkat agar lebih mudah memahami jenis dan fungsi tes antibodi yang umum dilakukan di kalangan medis. Tes antibodi ini sekarang bisa dilakukan dengan mudah di berbagai fasilitas kesehatan. Biaya untuk melakukan tes antibodi juga semakin terjangkau dan waktu pemeriksaannya juga tak terlalu lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button