Apakah lowongan kerja PT Bestprofit penipuan?

Apakah lowongan pekerjaan di PT Bestprofit Futures penipuan? Perusahaan ini bergerak di bidang apa? Di mana alamat kantornya? Jangan mudah terkena iming-iming lowongan kerja dengan gaji besar dengan persyaratan yang mudah.

Mencari lowongan kerja di internet sangatlah mudah. Ada berbagai informasi lowongan pekerjaan yang bisa dijumpai melalui internet. Namun, jangan asal melamar, pencari kerja harus selektif, karena banyak penipuan lowongan kerja yang memanfaatkan orang-orang yang sedang mencari kerja. Adapun modus yang umum dilakukan adalah pencari kerja diminta hadir untuk wawancara. Bukannya pekerjaan yang didapat, pencari kerja malah harus keluar duit.

Ada banyak iklan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Bestprofit Futures. Bahkan posisi yang ditawarkan adalah posisi yang menarik, seperti sekretaris, manager, asisten manager, konsultan, management trainee, management office, marketing, account executive, call center, dan staff IT. Bahkan ada yang katanya kalau datang langsung ke kantor bisa langsung interview. Ada juga yang melamar untuk posisi OB, tapi malah diterima sebagai admin.

advertisement

Lalu bagaimana dengan lowongan kerja PT Bestprofit Futures? Apakah penipuan? Setelah saya telusuri, ternyata ini perusahaan yang legal, terdaftar, alamat kantornya juga jelas. Tetapi banyak yang merasa tertipu dengan kerja PT Bestprofit.

Profil Perusahaan
perusahan pialang berjangka yang didirikan tahun 2004. Perusahaan ini sudah terdaftar di BAPPEBTI. Perusahaan ini merupakan anggota dari PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dan PT Bursa Berjangka Jakarta, dan sudah memiliki kantor di sejumlah wilayah di Indonesia, yakni di Jakarta (ada 2 kantor), Bandung, Malang, Surabaya, Pekanbaru, Jambi, Pontianak, Banjarmsin, dan Medan.

advertisement

Pengalaman Seseorang yang Bekerja di PT Bestprofit Futures
Ada cerita seseorang yang terbujuk dengan iming-iming lowongan kerja PT Bestprofit Futures, nama tidak perlu disebutkan, sebut saja A. Awalnya A diajak oleh salah satu marketing perusahaan tersebut. Ia ditawari posisi staff marketing. Berhubung sudah lama cari kerja belum juga dapat, ia pun menerima penawaran lowongan pekerjaan dari orang tersebut.

Pada awalnya A dijanjikan gaji 4-5 juta rupiah. Ia diundang untuk interview. Begitu datang ke kantor, ia menjalani serangkaian proses psikotes dan interview. Ia pun kaget karena ia langsung diterima saat itu juga sebagai staff marketing tanpa mengetahui hasil tes psikotesnya. Ia mulai bekerja beberapa hari kemudian.

Namun, selama hampir 3 bulan ia bekerja, ia tidak menerima gaji seperti yang dijanjikan. Ia mengira orang yang menawarinya lowongan kerja adalah HRD perusahaan tersebut, ternyata orang itu juga marketing seperti dirinya. A merasa kalau marketing PT Best Profit Futures membohong calon karyawannya.

Ia harus mencari nasabah karena karyawan baru di PT Best Profit baru akan mendapatkan penghasilan kalau berhasil mengajak orang bergabung menjadi nasabah, berinvestasi sebesar Rp 100 juta dan mencapai jumlah minimum transaksi dalam sebulan sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Untuk mencari nasabah yang mau berinvestasi 100 juta, calon nasabah diiming-imingi keuntungan 3 juta per hari.

Cerita lebih lengkapnya bisa Anda simak dalam video Testimoni Eks Karyawan PT BESTPROFIT FUTURES dari channel Tagar TV di Youtube.

Marketing bukan Karyawan
Betapa senangnya ketika melamar pekerjaan, kemudian dinyatakan diterima, berharap mendapatkan gaji per bulan. Namun, apa jadinya kalau ternyata bukan diterima sebagai karyawan dengan gaji bulanan, tapi cuma sebagai mitra?

Sudah jauh-jauh dari kampung, ke kota, pakai ongkos, belum lagi biaya untuk makan, eh ternyata cuma diterima sebagai sales marketing untuk mencari orang yang mau berinvestasi. Jika tidak mendapatkan nasabah, maka tidak mendapatkan penghasilan.

Status sales marketing di PT Bestprofit Futures bukan karyawan, melainkan sebagai mitra. Kalau mitra berarti tidak ada gaji. Tugasnya adalah mencari orang yang mau berinvestasi senilai Rp100 juta.

Karena penghasilan baru bisa didapat jika sudah mendapat nasabah, tak heran jika dalam promosinya memberikan iming-iming keuntungan, tidak dijelaskan risikonya.

Boleh-boleh saja memberikan iming-iming keuntungan, asalkan realitistis, tidak menebar janji-janji palsu. Calon nasabah harus dijelaskan kalau itu adalah potensi keuntungungan, bukan keuntungan pasti. Bisnis seperti ini bisa untung, tapi bisa juga rugi.

Jika tidak dijelaskan risikonya, kemudian nasabah mengalami kerugian, bisa jadi mereka menganggap kalau perusahaan melakukan penipuan. Anda bisa cari di Google tentang kasus dugaan penipuan PT Bestprofit Futures.

Tapi, karena yang dikejar adalah keuntungan setiap mengajak nasabah, sales marketing tidak peduli kalau nasabahnya rugi. Sales pun tentu tak mau tanggung jawab atas kerugian nasabah. Nasabah melaporkan perusahaan. Perusahaan menyangkal kalau mereka melakukan penipuan. Kalau ada penipuan, itu dari sales marketing-nya yang kasih informasi tidak benar. Status sales marketing bukan karyawan, tidak ada kontrak dengan PT Bestprofit Futures.

Perusahaan juga dengan mudah menyangkal kalau mereka tidak melakukan penipuan karena nasabah yang sudah bergabung sudah menandatangani surat perjanjian kerjasama, yang berarti sudah setuju dengan syarat dan ketentuan perusahaan.

Nasabah pun bingung, mau tidak mau harus mengikhlaskan uang yang sudah disetorkan.

Perusahaan tidak menjanjikan keuntungan pasti
Meskipun keuntungan yang ditawarkan itu benar adanya, tapi keuntungan tersebut bukanlah hal yang pasti. Dengan kata lain, bergabung menjadi nasabah PT Bestprofit Futures belum tentu untung. Dalam surat perjanjian PT Bestprofit, dijelaskan kalau nasabah dapat mengalami kerugian besar dalam watu singkat. Jumlah kerugian bisa lebih dari setoran awal.

Intinya, kalau mau bergabung ke PT Bestprofit Futures harus siap rugi. Risiko kerugiannya tinggi. Selain itu, harus benar-benar paham dengan bisnis ini. Bukan tinggal setor 100 juta, lalu bisa dengan mudah mendapat 1 juta per hari. Tidak seperti itu.

Lalu apakah lowongan kerja PT Bestprofit Futures penipuan?
Tidak masalah kalau perusahaan ini terang-terangan mencari orang sebagai marketing yang tugasnya mencari nasabah yang mau berinvestasi. Yang jadi masalah adalah kalau lowongan kerjanya menjebak. Kalau memang yang diperlukan itu sales marketing, maka tidak perlu menawarkan posisi-posisi lainnya. Bisa jadi orang tertarik untuk melamar karena posisi-posisi tersebut.

Malah ada yang melamar posisi OB, malah diterimanya sebagai admin. Ingin kerjanya bersih-bersih di kantor, eh malah dijadikan admin. Mending kalau benar-benar jadi admin, eh ternyata jadi sales marketing yang tidak digaji, dapat penghasilan jika mendapat nasabah.

Tak heran kalau banyak yang menganggap PT Bestprofit Futures penipuan. Jika PT ini tak mau disalahkan, maka harus ada peraturan tegas agar karyawan dan mitranya tidak merekrut orang untuk dijadikan sebagai sales marketing dengan memberikan informasi lowongan kerja yang menyesatkan. Apalagi dengan memberikan iming-iming gaji tetap sekian juta per bulan. Padahal jadi sales marketing PT Bestprofit Futures tidak ada gaji bulanan.

Kasihan sama orang yang jauh-jauh datang ke kantor PT Bestprofit Futures. Mereka yang datang itu tentu saja orang yang ingin kerja, ingin mendapat penghasilan. Mereka keluar ongkos, entah buat kendaraan maupun buat makan. Kalau cari sales, maka terus terang saja cari sales, jelaskan apa kerjanya. Tak harus menyuruh orang datang ke kantor kemudian baru dijelaskan pekerjaannya.

Bagi kalian yang sedang mencari kerja, kemudian ada info lowongan kerja PT Bestprofit Futures atau perusahaan sejenis, jangan mudah tegiur dengan gaji yang ditawarkan. Karena sebenarnya yang mereka cari itu sales marketing yang tidak ada gaji bulanan, yang baru dapat penghasilan jika berhasil merekrut nasabah.

Di Facebook ada banyak sekali informasi lowongan kerja PT Bestprofit Futures di grup lowongan kerja, nama FB berbeda-beda, nomor kontaknya berbeda-beda. Kalaupun mereka benar-benar karyawan perusahaan tersebut dan benar bahwa di perusahaan tempat ia bekerja sedang ada lowongan, kenapa mereka tidak menawarkan ke orang-orang terdekat dulu, misal ke teman, kelurga, atau saudara. Kenapa mereka malah posting di grup Facebook?

Bagi yang punya pengalaman melamar pekerjaan maupun pernah menjadi nasabah PT Bestprofit Futures, silakan ceritakan pengalaman kalian lewat kolom komentar, supaya bisa dilihat oleh para pembaca web ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button