Definisi Dari Kesehatan Mental Adalah

Kesehatan mental adalah salah satu aspek yang menentukan kesehatan seseorang dalam segi kejiwaan atau kerohanian. 

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan jasmani sehingga harus dijaga atau bahkan diobati. Sebab hal tersebut juga akan berpengaruh bagi kelangsungan hidup seseorang.

Seringkali kita menganggap remeh kondisi kesehatan mental yang dialami oleh diri sendiri maupun orang lain. Sehingga edukasi mengenai hal ini penting untuk terus dilakukan.

advertisement

Pengertian Kesehatan Mental

Kesehatan mental adalah suatu kondisi ketika seseorang mampu menyadari akan kemampuan yang dimilikinya, dapat menghadapi berbagai tekanan, dapat bekerja secara produktif, serta memberikan kontribusi pada komunitasnya.

Pada dasarnya seseorang dinyatakan sehat secara mental jika mampu memenuhi beberapa indikator yang telah disebutkan. 

advertisement

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental

Kesehatan mental sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya :

  • Sosial Ekonomi

Kondisi dalam aspek sosial ekonomi cukup berpengaruh bagi kondisi kesehatan mental seseorang. Sebab aspek ini cukup fundamental dalam mempengaruhi kehidupan setiap individu.

Jika kondisi sosial ekonominya baik, maka kemungkinan besar kesehatan mental dapat terjaga dengan baik maupun sebaliknya.

  • Profesi

Setiap pekerjaan memiliki kesulitan dan tantangannya masing-masing. Oleh sebab itu, tenaga kerja yang dipilih juga harus siap untuk menghadapi berbagai permasalahan baik secara fisik maupun mental.

Itulah sebabnya kesehatan mental menjadi salah satu perhatian utama yang perlu kamu pertimbangkan dalam mencari pekerjaan. 

Sebab tekanan kerja, tanggung jawab akan job desc, dan permasalahan lainnya akan mempengaruhi kondisi mental maupun psikis. 

  • Tingkat Keterlibatan Seseorang Dalam Sosial

Seseorang yang memiliki kesehatan mental baik, cenderung bisa beradaptasi dengan baik pada lingkungan sekitarnya. Sehingga ia mampu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

  • Pendidikan

Latar belakang pendidikan juga dapat menjadi indikator yang mempengaruhi kesehatan mental seseorang.  

Orang-orang yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik cenderung mampu menjaga kondisi kesehatan mentalnya dengan baik pula. 

  • Faktor Biologis

Sebuah studi yang dilakukan oleh NIMH menyatakan bahwasannya riwayat genetik dari keluarga akan mempengaruhi kesehatan mental seseorang. 

Sebab varian gen tertentu dapat menempatkan seseorang ke dalam suatu kondisi kesehatan mental tertentu. Entah itu baik maupun buruk.

  • non modifiable factor

Disisi lain, kesehatan mental juga dipengaruhi oleh faktor yang tidak dapat diubah/dimodifikasi (non modifiable factor).  Faktor-faktor tersebut diantaranya gender, usia, hingga etnis.

Jenis Gangguan Mental

Berbicara mengenai kesehatan mental, maka kamu perlu mengetahui apa itu gangguan mental. 

Penyakit atau gangguan mental adalah satu kondisi yang mempengaruhi kesehatan mental. Gangguan mental terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, diantaranya : 

1. Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan adalah tipe gangguan mental yang sering diidap oleh individu. Hal tersebut diungkapkan oleh Asosiasi Kecemasan dan Depresi Amerika Serikat. 

Penderita akan mengalami kecemasan dan ketakutan berlebih terhadap suatu kondisi maupun objek tertentu. Sehingga mereka cenderung menghindarinya.

Sumber : https://www.alodokter.com

Di samping itu terdapat gejala fisik yang menandakan bahwa seseorang tengah menderita gangguan kecemasan. Gejala tersebut seperti kelelahan, otot yang tegang, hingga susah tidur.

Contoh-contoh dari gangguan kecemasan antara lain

  • Gangguan Panik

Rasa panik adalah salah satu respon alami yang wajar dimiliki oleh seseorang. Akan tetapi jika konteksnya sudah berlebihan hingga menyebabkan gangguan mental tentu itu menjadi sebuah masalah.

Penderita gangguan mental yang satu ini biasanya sering mengalami serangan panik yang teratur dan melibatkan perasaan diteror, tertimpa sebuah bencana, hingga kematian yang seolah akan terjadi.

  • Phobia

Seringkali kita mendapati seseorang mengalami ketakutan terhadap suatu hal yang spesifik secara berlebihan. Seperti takut akan ketinggian, takut akan ular, takut akan darah, dan masih banyak lagi.

Kondisi ini dinamakan phobia. Gangguan mental ini terbagi lagi menjadi beberapa macam yang berbeda, diantaranya :

  • Simple phobia : Yakni ketakutan tidak proporsional dan melibatkan objek, skenario, atau hewan tertentu. Seperti takut ulat, kecoa, laba-laba, dll.
  • Social phobia : Penderita social phobia atau kecemasan sosial cenderung takut terhadap persepsi atau penilaian orang lain terhadap dirinya. Sehingga ia cenderung menutup diri.
  • Agrophobia : Rasa ketakutan seseorang terhadap suatu kondisi yang menyulitkan sulit bergerak atau melarikan diri. Seperti di dalam lift, kereta yang sedang berjalan, dan lain-lain.
  • Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD)

Penderita gangguan mental yang satu ini seperti mendapatkan tekanan secara terus menerus yang mendorongnya melakukan sesuatu secara berulang.

  • Gangguan Stress Pasca Trauma

Gangguan mental ini dapat terjadi jika seseorang pernah mengalami atau menyaksikan sebuah peristiwa yang traumatis. Sehingga penderita sering merasa bahwa dirinya maupun orang lain berada dalam bahaya.

2. Gangguan Mood

Penderita dari jenis gangguan mental ini selalu mengalami perubahan suasana hati yang amat kontras serta signifikan. Contoh dari gangguan mood antara lain : 

  • Depresi berat : Penderita mengalami suasana hati yang buruk, tidak bersemangat dalam menjalankan aktivitas, hingga kesedihan ekstrim.
  • Bipolar : Penderita akan mengalami perubahan signifikan yang tidak biasa baik suasana hati, energi, hingga perilaku menjalankan aktivitas sehari-hari.
  • Gangguan Afektif Musiman (SAD) : Gangguan mood yang dipicu berkurangnya waktu siang hari pada musim dingin atau gugur. Biasanya diderita oleh masyarakat di wilayah subtropis.

3. Gangguan Skizofrenia

Sebenarnya, otoritas kesehatan masih perlu mendalami lebih dalam apakah mengenai gangguan mental yang satu ini. Sebab dalam menganalisanya, sangatlah kompleks.

Umumnya gangguan Skizofrenia terjadi di usia 16-30 tahun. Penderita akan mengalami proses fragmentasi dalam pemikiran mereka serta sulit untuk memproses sebuah informasi

Pengobatan Gangguan Mental

Meski begitu gangguan mental dapat diatasi melalui proses pengobatan atau treatment. Setidaknya ada beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan, antara lain : 

  • Psikoterapi atau talking terapis : Seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menghubungi psikolog atau yang ahli di bidangnya untuk berbicara atau berbincang.
  • Pengobatan medis : Terdapat satu kondisi dimana mengobati gangguan mental harus menggunakan obat-obatan tertentu melalui resep dokter.
  • self-help : Kamu bisa mengubah aktivitas, gaya hidup, atau kebiasaan yang membuatmu tidak nyaman, mengganggu pikiran, atau membuat cepat stress. 

Kesimpulan 

Dengan demikian seperti yang telah dibahas dalam artikel, kesehatan mental adalah hal yang tidak boleh kita remehkan. Kamu harus senantiasa menjaga kondisi mental tetap baik.

Kenali pula apa saja jenis-jenis kesehatan mental yang mungkin tengah kamu derita saat ini serta ketahui juga cara pencegahan atau treatment yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button