Apakah kirim barang di JNE bisa COD (bayar di tempat)?

Apakah kirim barang lewat JNE pembayarannya bisa COD? Ada banyak jasa ekspedisi yang menawarkan layanan COD (cash on delivery), seperti J&T,  Ninja Xpress, dan Si Cepat. Tapi, apakah JNE juga bisa? Ternyata JNE juga tak mau kalah, karena JNE juga menghadirkan layanan COD, sehingga untuk beli barang yang pengirimannya via JNE, pembayarannya bisa bayar di tempat.

Yang mau dibantuin COD atau tanya-tanya seputar kirim paket bayar di tempat, silakan chat WA ke 0838 3929 1459 (Admin web).

Sebelumnya JNE memang sudah menyediakan layanan COD, tapi bukan cash on delivery, melainkan cash on digital, atau lebih tepatnya disebut layanan My COD.  Layanan ini termasuk salah satu fitur di aplikasi MY JNE. Dengan layanan ini, pelanggan bisa membayar ongkos kirim secara digital. Memang cukup membantu. Namun, layanan COD yang bisanya digunakan di ekspedisi lain adalah COD di mana penerima barang membayar barang pesanannya ke kurir.

advertisement

Kini JNE menyediakan layanan COD Retail,  yang merupakan layanan yang memungkinkan pembeli membayar pesanan setelah paket diterima. Layanan COD ini diperuntukkan untuk seller yang berjualan di luar marketplace. Dengan begitu, Anda tidak perlu mempromosikan barang dagangan Anda di marketplace untuk bisa menggunakan layanan COD Retail.

Cara Menggunakan JNE COD Retail
Agar bisa menggunakan layanan COD Retail dari JNE, penjual harus mendaftar terlebih dahulu di sales counter JNE, silakan hubungi JNE terdekat. Sebelumnya, Anda harus menyiapkan fotokopi buku tabungan yang tampak nomor rekeningnya.

advertisement

Syarat dan Ketentuan
– Penjual harus sudah terdaftar sebagai member JNE Loyalty Card (JLC) minimal 1 bulan berjalan. Pendaftaran JLC bisa dilakukan melalui JNE atau lewat online di jlc.jne.co.id

– Penjual harus mengirimkan barang di konter JNE tempat di mana ia mendaftar layanan COD Retail.

– Layanan COD berlaku untuk layanan REG, OKE, dan JTR. Untuk layanan YES belum bisa.

– Jika harga barang di atas 10 kali dari ongkos kirim, maka paket wajib diasuransikan.

– Biaya pengiriman dibayar di awal. Penjual harus menanggung ongkos kirim terlebih dahulu.

– Penjual dikenai biaya layanan sebesar 2% untuk setiap transaksi yang sukses, sehingga yang didapat penjual adalah sesuai dengan nilai yang tertera di paket, dikurangi biaya layanan. Pembayaran biaya layanan bisa dilakukan secara tunai maupun digital.

– Jika paket gagal dikirimkan, barang akan dikembalikan.

Kalau mau tahu cara kirim paket bayar di tempat tanpa ribet, tanpa syarat harus nunggu pembayaran lama, silakan chat WA ke 0838 3929 1459.

Saat postingan ini dibuat, saya belum pernah menggunakan layanan COD JNE, baik sebagai penjual maupun pembeli. Tapi, kalau layanannya bagus, saya pun ingin mencobanya. Saya jualan barang, promosinya lewat Facebook, banyak yang minta COD. Jika JNE bisa COD tanpa harus lewat marketplace, maka ini akan sangat membantu penjual dalam melayani pembelian secara COD. Memang layanan ekspedisi lain seperti Si Cepat dan Ninja Xpress menyediakan layanan COD di luar markteplace, namun layanan tersebut belum ada kantor yang dekat di daerah saya.

Kalau pembayaan transaksinya lancar, dana lebih cepat masuk ke penjual, tentu sangat membantu bagi penjual. Kalau COD melalui marketplace, saldo akan diteruskan ke penjual setelah penerima membayar paket, pihak ekspedisi melakukan konfirmasi pembayaran pesanan tersebut, kemudian sistem marketplace mengonfirmasi pembayaran tersebut. Setelah saldo masuk ke akun penjual, penjual bisa melakukan request penarikan saldo, baik lewat aplikasi maupun web marketplace.

Kalau COD JNE, karena tanpa perantara marketplace, maka pembayaran dilakukan oleh pihak JNE.

Metode pembayaran COD sangat membantu bagi penjual dan pembeli. Masih banyak orang yang ragu belanja online dengan sistem transfer duluan. Dengan melayani pembelian secara COD, hal ini dapat meningkatkan penjualan.

Namun, layanan ini bukan tanpa resiko bagi penjual. Bisa saja penerima menolak paket, tidak mau membayar pesanan, sehingga barang diretur ke penjual. Sedangkan barang bisa berisiko rusak di perjalanan, apalagi untuk barang yang mudah rusak.

Kalau barang ketahuan rusak saat dalam perjalanan ke alamat penerima, maka hal ini wajar saja kalau penerima paket tidak mau membayar paket. Namun, dari pengalaman saya, COD banyak yang berhasilnya, ketimbang yang gagal.

Demikian pembahasan mengenai layanan COD JNE. Jadi, JNE menerima pembayaran secara COD. Apakah Anda tertarik menggunakan layanan ini? Atau lebih memilih layanan COD di ekspedisi selain JNE?

11 Comments

  1. klo bisa penjual datang ke jne ,jne meng klirkan ke pembeli ,pihak jne mebayar dan akan di ganti oleh pembeli klo barang datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button