Ketahui Istilah-Istilah dalam Saham untuk Investor Pemula Sebelum Investasi

Mengenal istilah-istilah dalam saham untuk investor pemula memang menjadi pemahaman penting yang harus diketahui. Pemahaman terhadap istilah ini penting karena pada dasarnya dalam dunia investasi akan menggunakan berbagai istilah yang nantinya akan menunjukkan kegiatan investasi.

Istilah dalam investasi ini pun juga tentunya akan digunakan sebagai pemahaman tentang berbagai kegiatan yang dilakukan saat melakukan investasi. Bahkan istilah dalam investasi juga akan berkaitan dengan pergerakan dari harga saham. Nah, lalu apa saja istilah tersebut? Simak ulasannya berikut ini:

1. Emiten

Istilah-istilah dalam saham untuk investor pemula yang harus diketahui pertama kali adalah tentang emiten. Tentunya bagi investor atau bahkan masyarakat pada umumnya sudah seringkali mendengar istilah ini terucap dalam beberapa pembahasan tentang perekonomian.

advertisement

Emiten sendiri merupakan suatu suatu perusahaan di BEI yang diperdagangkan dan bisa untuk dimiliki beberapa persen sahamnya. Nantinya emiten ini juga akan memiliki kode yang bisa menunjukkan bahwa perusahaan tersebut termasuk dalam emiten. Kode ini nantinya akan tertulis sebagai Tbk.

2. BEI

Mempelajari istilah-istilah dalam saham untuk investor tentu tidak boleh terlepas dari istilah BEI. Memahami istilah satu ini akan menjadi satu hal yang sangat penting supaya investasi pun bisa berjalan dengan aman. BEI sendiri merupakan pihak yang bertugas untuk menyelenggarakan efek yang diperdagangkan.

advertisement

Melihat dari sini, tentunya tugas dari BEI ini sangat penting sebagai pihak penyelenggara yang menerbitkan daftar efek di Indonesia. BEI sendiri awalnya memiliki dua kantor pusat yaitu di Surabaya dan juga di Jakarta. Namun, pada 2007 akhirnya BEI dibentuk sebagai satu pihak perantara untuk melakukan perdagangan efek.

3. Broker

Broker menjadi istilah lain yang tidak boleh dilewatkan. Apabila BEI sebagai pihak penyelenggara yang menerbitkan efek maka, broker berperan sebagai perantaranya. Nantinya melalui broker inilah investor bisa melakukan jual beli saham.

Adanya sekuritas atau broker ini akan membantu investor dalam menemukan saham yang cocok yang kemudian bisa dibeli. Melalui broker ini jugalah penjualan saham juga bisa dilakukan. Investor diharuskan untuk melakukan pendaftaran data terlebih dahulu untuk bergabung dalam suatu broker dan melakukan investasi.

4. Capital Gain

Mengetahui istilah atas keuntungan yang didapatkan saat melakukan investasi tentunya juga menjadi poin yang sangat penting diketahui investor pemula. Istilah dalam saham untuk keuntungan ini biasanya disebut dengan capital gain.

Seorang yang mendapatkan capital gain berarti tengah mengalami keuntungan terhadap investasi yang telah dilakukan. Nantinya capital gain ini dapat dikelola kembali untuk melakukan investasi lain. Tentunya tetap dengan perhitungan yang matang supaya investor tidak mengalami kerugian karena menggunakan semua capital gainnya.

5. Capital Loss  

Apabila capital gain adalah bentuk keuntungan yang didapatkan oleh investor maka, capital loss merupakan istilah yang memiliki arti kebalikannya. Apabila seorang investor mengalami capital loss maka, sudah dipastikan bahwa hasil rugi adalah resiko yang didapatkan.

Hal inilah yang kemudian membuat adanya manajemen risiko menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh seorang investor. Tentunya dengan adanya manajemen risiko ini nantinya investor tetap bisa mengatasi kerugian atau capital loss yang didapatkan.

6. Saham Blue Chip

Blue chip tentunya juga telah menjadi istilah yang tidak asing ditelinga investor kawakan. Namun, tentu nama ini masih asing ditelinga investor pemula. Saham ini sendiri merupakan suatu saham yang memiliki volatilitas rendah namun harga yang cenderung tinggi.

Blue Chip sendiri sebenarnya merupakan saham yang perusahaannya dengan mudah dapat ditemui di masyarakat. Saham dari BCA, BRI atau bahkan BNI adalah bagian dari saham blue chip ini. Saham ini sendiri seringkali menjadi saham yang selalu ditawarkan untuk pemula karena resiko kerugian yang cenderung lebih kecil.

7. RDN

Memahami istilah-istilah dalam saham untuk investor pemula berikutnya adalah Rekening Dana Nasabah atau yang biasa disebut dengan RDN. Istilah dalams saham satu ini merujuk pada partisipasi investor untuk mulai melakukan pengisian dana pada sekuritas saat akan mulai melakukan investasi.

Biasaya pada setiap sekuritas atau broker akan memiliki nilai RDN yang berbeda. Nantinya melalui RDN inilah investor bisa mulai melakukan investasi atas efek yang ingin dibeli dan dimiliki sahamnya. Menilik dari sini maka, dapat disimpulkan bahwa RDN memiliki fungsi sama seperti rekening bank umumnya. Bedanya rekening ini digunakan dalam transaksi saham.

8. Dividen

Dividen adalah istilah-istilah dalam saham untuk investor pemula berikutnya yang harus dipahami. Hal ini perlu dipahami karena dividen akan termasuk dalam keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor. Pembagian dari dividen ini tentu menjadi satu poin yang selalu diharapkan investor selain capital gain.

Penetapan pembagian dividen ini sendiri juga dilakukan berdasarkan RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham. Namun, sayangnya dividen menjadi hal yang tidak selalu akan dibagikan oleh perusahaan. Melalui hal inilah kemudian investor harus terlebih dahulu mencari tahu perusahaan yang akan membagikan dividen bila ingin mendapatkan bagian.

Nah, itulah tadi istilah-istilah dalam saham untuk investor pemula yang perlu untuk diketahui sebelum memulai untuk melakukan investasi. Tentunya dengan memahami istilah-istilah tersebut maka, kesiapan investor dalam melakukan investasi juga akan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button